Header Ads

Selamat Datang di Blog BELAJAR BERSAMA PAK NDIN - 3M : 1) Memakai masker, 2) Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, 3). Menjaga Jarak

PLBJ - Taman Vertikal

 

Materi PLBJ - Taman Vertikal
🌿

SDN Petamburan 05

Jl. Petamburan 2 No. 33, Kel. Petamburan, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat

📚 PLBJ Kelas 6 SD
🌱

Taman Vertikal

1 Pengertian Taman Vertikal

Taman vertikal atau vertical garden adalah konsep pertamanan yang memanfaatkan bidang tegak (vertikal) sebagai media tanam. Taman ini juga sering disebut green wall atau living wall.

Taman vertikal merupakan solusi penghijauan di lahan sempit perkotaan, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta yang memiliki keterbatasan lahan horizontal.

2 Sejarah Taman Vertikal

Konsep taman vertikal modern dikembangkan oleh Patrick Blanc, seorang ahli botani asal Prancis pada tahun 1988. Beliau terinspirasi dari tumbuhan epifit yang hidup menempel di pohon-pohon besar di hutan hujan tropis.

Di Indonesia, taman vertikal mulai populer sekitar tahun 2010-an sebagai respons terhadap semakin terbatasnya lahan hijau di perkotaan.

3 Manfaat Taman Vertikal

🌡️

Menurunkan Suhu

Menyerap panas dan memberikan efek pendinginan alami pada bangunan

💨

Menyaring Udara

Menyerap polutan dan menghasilkan oksigen segar

🔇

Meredam Kebisingan

Tanaman dapat menyerap gelombang suara dan mengurangi polusi suara

🎨

Estetika/Keindahan

Memperindah tampilan bangunan dan menciptakan suasana asri

🏠

Menghemat Lahan

Solusi penghijauan di area yang memiliki keterbatasan lahan horizontal

🦋

Habitat Satwa

Menyediakan tempat tinggal bagi serangga dan burung kecil

4 Jenis Tanaman untuk Taman Vertikal

🌿

Tanaman Hias Daun

Sirih Gading, Paku-pakuan, Lidah Mertua, Philodendron

🌸

Tanaman Berbunga

Begonia, Geranium, Petunia, Marigold

🥬

Tanaman Sayuran

Selada, Bayam, Kangkung, Sawi

💡 Tips: Pilih tanaman yang tidak membutuhkan banyak air, tahan terhadap kondisi minim sinar matahari, dan memiliki akar yang tidak terlalu besar.

5 Media dan Sistem Taman Vertikal

📦 Media Tanam:

  • Pot gantung - menggunakan pot yang digantung pada rangka
  • Pocket/kantong - menggunakan kantong kain atau felt
  • Panel modular - sistem panel yang bisa disusun
  • Pipa paralon - memanfaatkan pipa PVC yang dilubangi
  • Botol bekas - daur ulang botol plastik

💧 Sistem Penyiraman:

  • Manual - disiram langsung menggunakan selang atau gembor
  • Drip irrigation - sistem tetes otomatis
  • Hidroponik - tanpa tanah, menggunakan larutan nutrisi

6 Langkah Membuat Taman Vertikal Sederhana

1

Siapkan Bahan dan Alat

Rangka/frame, media tanam (pot/botol bekas), tanah, pupuk kompos, dan bibit tanaman

2

Pasang Rangka

Pasang rangka pada dinding yang sudah ditentukan dengan kuat dan rata

3

Siapkan Media Tanam

Isi pot/wadah dengan campuran tanah dan pupuk kompos

4

Tanam Bibit

Pindahkan bibit tanaman ke media tanam dengan hati-hati

5

Pasang pada Rangka

Susun pot/wadah yang sudah ditanami pada rangka

6

Rawat dan Siram

Siram secara teratur, berikan pupuk, dan pangkas tanaman yang sudah terlalu panjang

Dibuat untuk pembelajaran PLBJ Kelas 6

© 2024 SDN Petamburan 05 - Jakarta Pusat

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh duncan1890. Diberdayakan oleh Blogger.