Header Ads

Selamat Datang di Blog BELAJAR BERSAMA PAK NDIN - 3M : 1) Memakai masker, 2) Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, 3). Menjaga Jarak

Rangkuman IPAS : Sistem Gerak Manusia



Gambar Rangkuman IPAS Kelas 6 - Sistem Gerak & Saraf Manusia

IPAS Kelas 6 SD

Sistem Gerak, Otot, Sendi & Sistem Saraf

Modul Pembelajaran Interaktif

Bagaimana Tubuh Kita Bergerak & Merasakan Diri?

Rangkuman lengkap mengenai kerja sama antara **Rangka (Alat Gerak Pasif)**, **Otot (Alat Gerak Aktif)**, **Sendi (Penghubung)**, dan **Sistem Saraf (Pusat Kendali)**.

Bagian 1

Rangka Manusia (Alat Gerak Pasif)

Jumlah: ~206 Tulang (Dewasa)
Animasi Rangka Tubuh

Klik bagian tubuh pada gambar!

Temukan informasi bagian tulang manusia.

**Rangka** adalah kumpulan tulang-tulang yang saling berhubungan membentuk struktur tubuh. Tulang disebut **alat gerak pasif** karena tulang tidak dapat bergerak sendiri tanpa ditarik oleh otot.

Fungsi Utama Rangka

  • Menegakkan dan memberi bentuk tubuh.
  • Melindungi organ vital (otak, jantung, paru-paru).
  • Tempat melekatnya otot-otot rangka.
  • Tempat pembentukan sel darah merah (sumsum).
  • Tempat penyimpanan mineral kalsium & fosfor.

Ciri & Jumlah Rangka

  • **Bayi baru lahir:** Memiliki ~270–300 tulang lembut.
  • **Manusia Dewasa:** Terdiri dari **206 tulang** menyatu.
  • **Ciri-ciri:** Keras, tersusun dari zat kapur, kolagen, serta dialiri pembuluh darah dan saraf.

Pembagian Rangka Tubuh:

1. Rangka Aksial (Poros Tubuh):

Tulang Tengkorak, Tulang Belakang, Tulang Dada, dan Tulang Rusuk.

2. Rangka Apendikular (Anggota Gerak):

Tulang Anggota Gerak Atas (Lengan) & Anggota Gerak Bawah (Kaki) beserta Gelang Bahu & Panggul.

Bagian 2

Otot: Sifat Kerja, Jenis & Fungsinya

Otot adalah **alat gerak aktif** yang dapat berkontraksi untuk menggerakkan tulang.

Simulasi Interaktif Sifat Otot

Mekanisme Kontraksi & Relaksasi

Geser tuas di bawah untuk melihat bagaimana otot bisep **memendek (kontraksi)** dan **memanjang (relaksasi)** saat menggerakkan lengan.

0% Relaksasi (Ekstensibilitas) 100% Kontraksi (Kontraktilitas)
Status: Otot sedang Relaksasi (Panjang Semula)
1

Kontraktilitas

Kemampuan otot untuk **memendek dan menebal** dari ukuran semula ketika sedang berkontraksi (bekerja/menarik tulang).

2

Ekstensibilitas

Kemampuan otot untuk **memanjang dan mengendur** melebihi ukuran semula ketika sedang berelaksasi.

3

Elastisitas

Kemampuan otot untuk **kembali ke ukuran dan bentuk semula** setelah selesai melakukan kontraksi atau relaksasi.

Jenis-Jenis Jaringan Otot Manusia

Ciri Pembeda Otot Polos Otot Lurik (Rangka) Otot Jantung
Bentuk Jaringan Gelendong, ujung meruncing Silindris panjang bergaris gelap-terang Silindris bercabang-cabang (khas)
Jumlah & Letak Inti Satu sel, di tengah Banyak sel, di pinggir/tepi Satu atau banyak, di tengah
Cara Kerja Tidak Sadar (Otonom) Sadar (Sesuai kehendak) Tidak Sadar (Otonom)
Kecepatan Reaksi Lambat, teratur, tidak cepat lelah Cepat, mudah lelah Teratur, terus menerus, tak pernah lelah
Letak Organ Dinding usus, lambung, pembuluh darah Melekat pada rangka / tulang tubuh Khusus berada di dinding jantung

Fungsi Utama Otot bagi Tubuh:

🏃 **Menjalankan gerakan:** Berjalan, berlari, mengangkat, memegang.
🫀 **Menggerakkan organ dalam:** Memompa darah (jantung) & mencerna makanan (lambung).
🧘 **Menjaga postur:** Mempertahankan posisi duduk, berdiri, dan keseimbangan tubuh.
Bagian 3

Sendi (Persendian) & Jenis Gerakannya

Sendi adalah hubungan antartulang yang memungkinkan terjadinya berbagai macam arah gerakan.

Pilih Jenis Sendi:

Sendi Engsel

**Gerakan:** 1 Arah (Membuka dan menutup seperti pintu).
**Contoh:** Siku lengan dan lutut kaki.

1. Sendi Engsel

**Arah Gerak:** 1 Arah (Membuka-menutup).

**Letak/Contoh:** Siku dan Lutut.

2. Sendi Peluru

**Arah Gerak:** Ke Segala Arah (Bebas).

**Letak/Contoh:** Pangkal lengan atas dengan gelang bahu, paha dengan panggul.

3. Sendi Putar

**Arah Gerak:** Memutar / Rotasi.

**Letak/Contoh:** Antara tulang tengkorak dan tulang atlas (leher).

4. Sendi Pelana

**Arah Gerak:** 2 Arah (Samping & Depan-Belakang).

**Letak/Contoh:** Pangkal tulang ibu jari dengan telapak tangan.

5. Sendi Geser

**Arah Gerak:** Menggeser sedikit pada bidang datar.

**Letak/Contoh:** Pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan antar ruas tulang belakang.

6. Sendi Gulung (Kondiloid)

**Arah Gerak:** 2 Arah (Maju-mundur & samping, tanpa rotasi).

**Letak/Contoh:** Antara tulang pengumpil dan pergelangan tangan.

Bagian 4

Sistem Saraf & Fungsinya

Sistem saraf adalah jaringan komunikasi kilat dalam tubuh yang mengontrol seluruh pikiran dan gerakan.

Mekanisme Kerja Saraf

Pengiriman Sinyal / Impuls Saraf

Ketika kulit menerima rangsangan (seperti sentuhan atau rasa panas), sel saraf sensorik akan mengirim sinyal kilat ke otak/sumsum tulang belakang, lalu dibalas oleh saraf motorik ke otot.

Indra Otak Otot
1. Fungsi Sensorik (Menerima)

Menangkap rangsangan dari luar atau dalam tubuh melalui panca indra (mata, telinga, kulit, dll) dan mengirimkannya ke saraf pusat.

2. Fungsi Integratif (Mengolah)

Menganalisis dan memproses informasi rangsangan di dalam Otak dan Sumsum Tulang Belakang untuk mengambil keputusan.

3. Fungsi Motorik (Merespons)

Mengirimkan perintah hasil olahan otak ke otot atau kelenjar tubuh untuk melakukan gerakan tanggapan.

Bagian 5

Penyakit & Kelainan pada Sistem Gerak

Gaya hidup, nutrisi, atau infeksi dapat menyebabkan gangguan pada tulang, sendi, maupun otot.

🦴 Kelainan Tulang

  • Osteoporosis: Pengeroposan tulang akibat kekurangan kalsium. Tulang menjadi rapuh dan mudah patah.
  • Rakhitis: Pelunakan tulang pada anak-anak akibat kekurangan Vitamin D. Menyebabkan kaki membentuk huruf **O** atau **X**.
  • Fraktura & Fisura: Fraktura (patah tulang) dan fisura (retak tulang) akibat kecelakaan atau benturan keras.
  • Kelainan Posisi Duduk: 1. **Lordosis:** Belakang melengkung berlebih ke **depan**. 2. **Kifosis:** Belakang melengkung berlebih ke **belakang** (bongkok). 3. **Skoliosis:** Belakang melengkung ke **samping (huruf S)**.

🔗 Kelainan Sendi

  • Artritis (Rematik): Peradangan pada sendi yang menimbulkan rasa nyeri, bengkak, dan kaku saat digerakkan.
  • Dislokasi: Pergeseran posisi sendi keluar dari mangkuk sendi akibat ligamen sobek atau tertarik keras.
  • Ankilosis: Sendi kaku dan tidak bisa digerakkan sama sekali karena tulang-tulang bersatu.

💪 Kelainan Otot

  • Atrofi: Penurunan fungsi dan mengecilnya ukuran otot akibat jarang digunakan atau lumpuh.
  • Hipertrofi: Membesarnya otot secara berlebihan akibat aktivitas fisik / olahraga berat yang terus menerus.
  • Tetanus: Kejang otot secara terus-menerus akibat infeksi bakteri *Clostridium tetani*.
  • Kram / Kaku Otot: Kejang otot mendadak akibat kelelahan, pemanasan kurang, atau kurang aliran darah.
Uji Pemahaman

Kuis Cepat IPAS Kelas 6

Pilih jawaban yang paling tepat!

1. Kemampuan otot untuk memendek saat berkontraksi disebut...

© Ringkasan Pembelajaran IPAS Kelas 6 SD — Sistem Gerak & Saraf Manusia



 


Materi

Rangkuman Materi IPAS Kelas 6 – Sistem Gerak Manusia

Kurikulum Merdeka – Fase C


A. Sistem Gerak Manusia

Sistem gerak manusia adalah sistem yang memungkinkan tubuh melakukan berbagai aktivitas, seperti berjalan, berlari, melompat, menulis, mengangkat benda, hingga bernapas. Sistem gerak terdiri atas tiga bagian utama, yaitu:

  • Rangka (tulang) sebagai alat gerak pasif.
  • Sendi sebagai penghubung antartulang.
  • Otot sebagai alat gerak aktif.

Ketiga bagian tersebut bekerja sama dengan sistem saraf agar tubuh dapat bergerak dengan baik.


B. Otot

Otot adalah jaringan tubuh yang dapat berkontraksi sehingga menghasilkan gerakan.

Fungsi Otot

  • Menggerakkan tulang.
  • Menjaga postur tubuh.
  • Menghasilkan panas tubuh.
  • Melindungi organ dalam.
  • Membantu proses pernapasan.
  • Memompa darah (otot jantung).

C. Sifat-Sifat Otot

1. Kontraktilitas

Kontraktilitas adalah kemampuan otot memendek saat berkontraksi.

Contoh:

  • Saat mengangkat tas, otot lengan memendek sehingga tangan terangkat.

Kata kunci: Memendek = Kontraksi


2. Ekstensibilitas

Ekstensibilitas adalah kemampuan otot memanjang ketika relaksasi.

Contoh:

  • Setelah membawa tas lalu meletakkannya, otot kembali memanjang.

Kata kunci: Memanjang = Relaksasi


3. Elastisitas

Elastisitas adalah kemampuan otot kembali ke ukuran semula setelah berkontraksi atau meregang.

Contoh:

  • Setelah berlari, otot kembali seperti semula.

Kata kunci: Kembali normal.


D. Jenis-Jenis Otot

1. Otot Polos

Ciri-ciri

  • Bentuk gelendong.
  • Satu inti sel.
  • Tidak bergaris.
  • Bekerja tanpa disadari (otomatis).
  • Kontraksi lambat tetapi tahan lama.

Letak

  • Lambung
  • Usus
  • Pembuluh darah
  • Kandung kemih

Fungsi

Menggerakkan organ-organ dalam tubuh.


2. Otot Lurik (Otot Rangka)

Ciri-ciri

  • Bergaris-garis.
  • Banyak inti sel.
  • Melekat pada tulang.
  • Bekerja sesuai kehendak.

Contoh

  • Otot lengan
  • Otot paha
  • Otot betis

Fungsi

Menggerakkan rangka.


3. Otot Jantung

Ciri-ciri

  • Bergaris.
  • Bercabang.
  • Satu atau dua inti.
  • Bekerja otomatis.
  • Tidak mudah lelah.

Letak

Jantung.

Fungsi

Memompa darah ke seluruh tubuh.


E. Rangka

Rangka adalah susunan tulang yang membentuk tubuh manusia.

Jumlah tulang manusia dewasa sekitar 206 tulang.

Bayi memiliki sekitar 270 tulang yang kemudian menyatu saat tumbuh.


Fungsi Rangka

  • Menopang tubuh.
  • Memberi bentuk tubuh.
  • Tempat melekatnya otot.
  • Melindungi organ tubuh.
  • Membantu gerakan.
  • Tempat pembentukan sel darah.
  • Menyimpan mineral kalsium dan fosfor.

Ciri-ciri Rangka

  • Kuat tetapi ringan.
  • Tersusun dari tulang keras dan tulang rawan.
  • Tidak dapat bergerak sendiri.
  • Disebut alat gerak pasif.

Pembagian Rangka

1. Rangka Kepala

Melindungi otak.

Contoh:

  • Tulang dahi
  • Tulang pipi
  • Tulang rahang

2. Rangka Badan

Melindungi organ penting.

Contoh:

  • Tulang belakang
  • Tulang rusuk
  • Tulang dada

3. Rangka Anggota Gerak

Berfungsi untuk bergerak.

Contoh:

  • Tulang lengan
  • Tulang tangan
  • Tulang paha
  • Tulang kaki

F. Sendi

Sendi adalah hubungan antara dua tulang atau lebih sehingga memungkinkan terjadinya gerakan.


Jenis-Jenis Sendi

1. Sendi Engsel

Gerak satu arah seperti engsel pintu.

Contoh:

  • Siku
  • Lutut
  • Jari

2. Sendi Peluru

Gerak ke segala arah.

Contoh:

  • Bahu
  • Pinggul

3. Sendi Putar

Gerak memutar.

Contoh:

  • Leher (antara tulang atlas dan axis)

4. Sendi Geser

Gerak bergeser.

Contoh:

  • Pergelangan tangan
  • Pergelangan kaki

5. Sendi Plana

Gerak sedikit ke berbagai arah pada permukaan yang datar.

Contoh:

  • Antar tulang pergelangan tangan.

6. Sendi Gulung

Gerak pada dua arah.

Contoh:

  • Pergelangan tangan (antara tulang pengumpil/radius dan tulang pergelangan).

G. Sistem Saraf

Sistem saraf adalah sistem yang mengatur dan mengendalikan seluruh aktivitas tubuh.

Bagian utama sistem saraf:

  1. Otak
  2. Sumsum tulang belakang
  3. Saraf tepi

Fungsi Sistem Saraf

  • Mengatur gerakan tubuh.
  • Mengirim pesan dari otak ke otot.
  • Menerima rangsangan dari pancaindra.
  • Mengendalikan kerja organ tubuh.
  • Membantu berpikir, mengingat, dan belajar.

Cara Kerja Sistem Saraf

  1. Mata melihat bola.
  2. Mata mengirim informasi ke otak.
  3. Otak memerintahkan otot tangan.
  4. Tangan menangkap bola.

H. Fungsi Saraf

  • Menghubungkan otak dengan seluruh tubuh.
  • Mengatur gerakan sadar.
  • Mengatur gerakan refleks.
  • Menghantarkan rangsangan.
  • Mengendalikan keseimbangan tubuh.

I. Penyakit pada Sistem Gerak Manusia

1. Osteoporosis

Tulang menjadi keropos dan mudah patah.

Penyebab:

  • Kurang kalsium
  • Kurang vitamin D
  • Kurang olahraga

Pencegahan:

  • Minum susu
  • Berjemur pagi
  • Olahraga

2. Fraktur (Patah Tulang)

Tulang retak atau patah akibat benturan.

Pencegahan:

  • Berhati-hati saat beraktivitas.
  • Menggunakan alat pelindung saat berolahraga.

3. Rakitis

Kelainan tulang akibat kekurangan vitamin D.

Ciri:

  • Tulang kaki membengkok.

4. Skoliosis

Tulang belakang melengkung ke samping.

Pencegahan:

  • Duduk dengan posisi benar.
  • Tidak membawa beban terlalu berat pada satu sisi.

5. Lordosis

Tulang belakang melengkung terlalu ke depan.


6. Kifosis

Tulang belakang membungkuk berlebihan ke belakang.


7. Kram Otot

Otot berkontraksi terus-menerus sehingga terasa nyeri.

Penyebab:

  • Kurang pemanasan
  • Kekurangan cairan

8. Terkilir (Keseleo)

Cedera pada sendi atau ligamen akibat gerakan yang salah.


9. Arthritis (Radang Sendi)

Sendi terasa nyeri, bengkak, dan sulit digerakkan.


Ringkasan Penting

MateriInti Pembelajaran
KontraktilitasOtot memendek saat kontraksi.
EkstensibilitasOtot memanjang saat relaksasi.
ElastisitasOtot kembali ke bentuk semula.
Otot PolosBekerja otomatis pada organ dalam.
Otot LurikMenggerakkan tulang sesuai kehendak.
Otot JantungMemompa darah tanpa henti.
RangkaAlat gerak pasif, jumlah tulang dewasa 206.
SendiMenghubungkan tulang dan memungkinkan gerakan.
Sendi EngselGerak satu arah.
Sendi PeluruGerak ke segala arah.
Sendi PutarGerak memutar.
Sendi GeserGerak bergeser.
Sendi PlanaGerak terbatas pada permukaan datar.
Sendi GulungGerak dua arah.
Sistem SarafMengatur dan mengoordinasikan seluruh aktivitas tubuh.
Fungsi SarafMengirim dan menerima rangsangan serta mengendalikan gerakan.
Penyakit Sistem GerakOsteoporosis, fraktur, rakitis, skoliosis, lordosis, kifosis, kram otot, terkilir, dan arthritis.

Materi 

Materi 



ini merupakan ringkasan yang sesuai untuk pembelajaran IPAS Kelas 6 Kurikulum Merdeka dan dapat digunakan sebagai bahan belajar menjelang ulangan, asesmen, maupun Tes Kompetensi Akhir (TKA).

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh duncan1890. Diberdayakan oleh Blogger.