STS Ganjil 2026/2027 Kelas 6 - PLBJ
SUMATIF TENGAH SEMESTER (STS) GANJIL 2026/2027
PLBJ KELAS 6 SD
Tahun Pelajaran 2026/2027
Petunjuk: Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada A, B, C, atau D!
BAB 1 — LAGU DAN GERAK TARI ONDEL-ONDEL
Soal 1–12
1.
Perhatikan ilustrasi berikut.
Dalam sebuah pertunjukan, penari bergerak mengikuti irama lagu Ondel-ondel dengan gerakan tangan dan langkah yang teratur. Tujuan utama menyesuaikan gerak dengan irama adalah ....
A. agar penari dapat bergerak sesuka hati
B. agar gerakan terlihat selaras dengan musik
C. agar pertunjukan berlangsung lebih lama
D. agar suara musik tidak terdengar
2.
Raka dan kelompoknya akan menampilkan tari Ondel-ondel. Mereka menyadari bahwa gerakan mereka terlalu cepat dibandingkan musik pengiring. Tindakan yang paling tepat adalah ....
A. mempercepat musik tanpa latihan
B. menghentikan tarian
C. menyesuaikan tempo gerakan dengan irama lagu
D. mengganti seluruh gerakan dengan gerakan bebas
3.
Lagu Ondel-ondel berkaitan erat dengan kebudayaan Betawi. Jika siswa menyanyikan lagu tersebut dalam kegiatan budaya sekolah, sikap yang paling tepat adalah ....
A. menyanyikannya tanpa memperhatikan makna budaya
B. mengubah seluruh lirik agar menjadi lagu modern
C. menyanyikannya dengan menghargai budaya Betawi
D. menganggap lagu tersebut hanya sebagai hiburan
4.
Perhatikan gambar berikut.
Jika seorang penari menggerakkan tangan terlalu kaku sehingga tidak mengikuti pola gerak kelompok, akibat yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. tarian menjadi lebih kompak
B. tarian terlihat kurang selaras
C. musik terdengar lebih jelas
D. tempo lagu berubah
5.
Dalam latihan tari Ondel-ondel, guru meminta siswa memperhatikan arah gerak, posisi tubuh, dan tempo. Ketiga hal tersebut penting karena ....
A. membuat penari bebas melakukan gerakan
B. membantu membentuk tarian yang teratur
C. membuat lagu menjadi lebih cepat
D. menghilangkan kebutuhan latihan
6.
Sebuah kelompok menampilkan tari Ondel-ondel dengan gerakan yang sangat cepat, padahal lagu dimainkan dengan tempo sedang. Berdasarkan situasi tersebut, evaluasi yang tepat adalah ....
A. gerakan perlu disesuaikan dengan tempo lagu
B. musik harus selalu mengikuti penari
C. tempo tidak berpengaruh terhadap tari
D. penari sebaiknya tidak mengikuti musik
7.
Perhatikan ilustrasi pertunjukan berikut.
Jika pertunjukan Ondel-ondel ditampilkan pada acara pelestarian budaya di sekolah, nilai yang paling kuat dapat ditanamkan kepada siswa adalah ....
A. persaingan antarbudaya
B. kecintaan dan pelestarian budaya daerah
C. penggunaan teknologi modern
D. kebebasan mengubah semua budaya
8.
Dua kelompok menampilkan tari Ondel-ondel. Kelompok A gerakannya sederhana tetapi kompak. Kelompok B menggunakan banyak gerakan, tetapi setiap penari bergerak dengan tempo berbeda. Berdasarkan prinsip tari kelompok, penampilan yang lebih teratur adalah ....
A. Kelompok A
B. Kelompok B
C. keduanya pasti sama
D. tidak dapat ditentukan
9.
Saat latihan, seorang siswa lupa urutan gerakan. Teman-temannya tetap melanjutkan tarian sesuai pola. Sikap terbaik siswa tersebut adalah ....
A. keluar dari kelompok
B. mengganggu teman agar berhenti
C. mengingat kembali urutan dan mengikuti pola kelompok
D. mengganti gerakan sendiri
10.
Perhatikan ilustrasi berikut.
Musik pengiring dalam sebuah tari memiliki fungsi utama untuk ....
A. menentukan dan mendukung suasana serta irama gerakan
B. menggantikan seluruh gerakan penari
C. membuat penari tidak perlu latihan
D. membuat semua tarian memiliki gerakan sama
11.
Jika siswa diminta membuat variasi gerak baru untuk tari Ondel-ondel tanpa menghilangkan ciri khasnya, tindakan tersebut menunjukkan ....
A. pelestarian melalui kreativitas
B. penolakan terhadap budaya
C. penghapusan budaya daerah
D. ketidakpedulian terhadap tradisi
12.
Kesimpulan yang paling tepat mengenai hubungan lagu dan gerak dalam tari Ondel-ondel adalah ....
A. lagu dan gerak tidak saling berhubungan
B. gerakan harus mengikuti irama dan karakter lagu
C. lagu hanya digunakan sebagai suara latar
D. penari tidak perlu memahami lagu
BAB 2 — MAKET RUMAH KEBAYA
Soal 13–24
13.
Perhatikan gambar Rumah Kebaya berikut.
Rumah Kebaya merupakan salah satu rumah tradisional Betawi. Jika siswa membuat maketnya, hal pertama yang perlu dilakukan adalah ....
A. langsung mengecat maket
B. membuat rancangan atau sketsa
C. memasang hiasan sebanyak mungkin
D. memilih warna tanpa menentukan bentuk
14.
Sebuah kelompok membuat maket Rumah Kebaya dengan bentuk atap yang tidak sesuai dengan rancangan. Agar hasil maket lebih baik, mereka sebaiknya ....
A. mengabaikan kesalahan
B. membongkar seluruh maket tanpa melihat rancangan
C. membandingkan hasil dengan rancangan dan memperbaikinya
D. menambahkan hiasan untuk menutupi semua kesalahan
15.
Perhatikan ilustrasi maket.
Jika maket dibuat terlalu besar sehingga sulit dipindahkan, masalah tersebut kemungkinan terjadi karena ....
A. ukuran tidak direncanakan dengan baik
B. warna maket terlalu terang
C. hiasan terlalu sedikit
D. bahan terlalu ringan
16.
Kelompok Dimas hanya mempunyai kardus, stik es krim, lem, dan kertas warna. Mereka ingin membuat maket Rumah Kebaya. Sikap yang paling tepat adalah ....
A. membatalkan proyek
B. menggunakan bahan yang tersedia secara kreatif
C. membeli semua bahan baru
D. membuat maket tanpa rancangan
17.
Dalam membuat maket rumah tradisional, penggunaan warna yang terlalu banyak dan tidak sesuai dapat menyebabkan ....
A. bentuk rumah lebih mudah dikenali
B. tampilan menjadi kurang harmonis
C. maket menjadi lebih kuat
D. ukuran maket menjadi tepat
18.
Seorang siswa mengatakan bahwa maket tidak perlu menggambarkan ciri Rumah Kebaya karena yang penting adalah bentuknya bagus. Pendapat tersebut ....
A. tepat karena keindahan selalu paling penting
B. kurang tepat karena maket juga harus mewakili ciri objek
C. tepat karena maket tidak memiliki fungsi pendidikan
D. benar karena semua rumah tradisional sama
19.
Perhatikan gambar berikut.
Jika maket Rumah Kebaya dibuat untuk menjelaskan bagian rumah kepada siswa lain, bagian-bagian penting sebaiknya ....
A. diberi penanda atau keterangan
B. ditutup seluruhnya
C. dibuat sama dengan bagian lain
D. dihilangkan agar terlihat sederhana
20.
Mengapa skala diperlukan dalam pembuatan maket?
A. Agar semua bagian dibuat tanpa ukuran
B. Agar perbandingan ukuran objek tetap masuk akal
C. Agar maket selalu berukuran besar
D. Agar bahan yang digunakan lebih banyak
21.
Kelompok Sari membuat maket yang kuat, tetapi warnanya tidak serasi. Kelompok lain membuat maket dengan warna serasi, tetapi beberapa bagian mudah roboh. Jika ingin memperbaiki kedua maket tersebut, langkah yang paling tepat adalah ....
A. hanya memperhatikan warna
B. hanya memperhatikan kekuatan
C. memperbaiki struktur sekaligus memperhatikan estetika
D. mengganti semua bahan
22.
Jika maket Rumah Kebaya digunakan dalam pameran budaya Betawi, fungsi maket tersebut terutama adalah ....
A. sebagai alat permainan saja
B. sebagai media untuk mengenalkan budaya
C. sebagai pengganti rumah sebenarnya
D. sebagai tempat tinggal
23.
Seorang siswa ingin membuat pagar maket yang rapi. Ia menggunakan beberapa stik es krim dengan panjang berbeda tanpa mengukurnya. Hasilnya terlihat tidak teratur. Solusi terbaik adalah ....
A. membiarkannya sebagai bentuk kreativitas
B. mengukur dan memotong bahan agar ukurannya lebih seragam
C. menambahkan cat sebanyak mungkin
D. menghilangkan seluruh pagar
24.
Nilai budaya yang dapat dipelajari melalui kegiatan membuat maket Rumah Kebaya adalah ....
A. menghargai warisan budaya daerah
B. menghindari budaya tradisional
C. mengganti rumah tradisional dengan rumah modern
D. menganggap budaya daerah tidak penting
BAB 3 — TRADISI PALANG PINTU
Soal 25–37
25.
Perhatikan gambar berikut.
Tradisi Palang Pintu dikenal sebagai salah satu tradisi dalam adat Betawi, terutama berkaitan dengan ....
A. perlombaan memasak
B. rangkaian upacara perkawinan
C. permainan anak-anak
D. kegiatan jual beli
26.
Dalam Palang Pintu terdapat unsur berbalas pantun. Jika pantun digunakan untuk menyampaikan pesan dengan bahasa yang sopan dan menarik, hal tersebut menunjukkan bahwa pantun berfungsi sebagai ....
A. media komunikasi budaya
B. alat untuk menghina lawan
C. pengganti seluruh acara
D. hiburan tanpa makna
27.
Perhatikan ilustrasi berikut.
Atraksi silat dalam Palang Pintu tidak seharusnya dimaknai sebagai ajakan untuk berkelahi. Nilai yang lebih tepat adalah ....
A. menunjukkan kekerasan
B. menunjukkan keberanian dan keterampilan bela diri dalam konteks adat
C. mengajarkan permusuhan
D. mencari pemenang sebanyak-banyaknya
28.
Jika tradisi Palang Pintu hanya ditampilkan sebagai pertarungan tanpa pantun dan unsur adat lainnya, bagian penting yang hilang adalah ....
A. nilai komunikasi dan budaya
B. nilai olahraga saja
C. nilai ekonomi
D. nilai teknologi
29.
Dalam sebuah acara sekolah, siswa dari berbagai daerah ikut menyaksikan Palang Pintu. Sikap yang paling tepat adalah ....
A. menertawakan tradisi karena berbeda
B. menghargai dan mempelajari maknanya
C. membandingkan budaya untuk menentukan yang paling unggul
D. menganggap semua tradisi sama persis
30.
Perhatikan gambar berikut.
Mengapa penggunaan pantun dalam Palang Pintu dapat dianggap sebagai bentuk kreativitas budaya?
A. karena pantun hanya berupa kalimat biasa
B. karena pesan disampaikan melalui susunan bahasa yang berirama
C. karena pantun tidak memiliki aturan
D. karena pantun selalu berisi pertengkaran
31.
Jika seorang peserta Palang Pintu menggunakan kata-kata kasar kepada pihak lain, tindakan tersebut kurang sesuai dengan nilai tradisi karena ....
A. tradisi tidak boleh menggunakan bahasa
B. komunikasi dalam tradisi seharusnya tetap memperhatikan kesopanan
C. semua pantun harus menggunakan bahasa asing
D. kata-kata kasar membuat tradisi lebih menarik
32.
Nilai gotong royong dalam pelaksanaan Palang Pintu dapat terlihat ketika ....
A. satu orang mengerjakan seluruh kegiatan
B. masyarakat bekerja sama menyiapkan acara
C. hanya tokoh tertentu yang boleh hadir
D. semua peserta bekerja sendiri-sendiri
33.
Seorang siswa mengatakan bahwa Palang Pintu hanya penting bagi masyarakat Betawi sehingga siswa dari daerah lain tidak perlu mempelajarinya. Tanggapan yang tepat adalah ....
A. benar karena budaya hanya boleh dipelajari pemiliknya
B. kurang tepat karena budaya daerah dapat dipelajari untuk menumbuhkan penghargaan terhadap keberagaman
C. benar karena budaya tradisional sudah tidak berguna
D. salah karena semua budaya harus dibuat sama
34.
Jika Palang Pintu tidak pernah dikenalkan kepada generasi muda, dampak yang mungkin terjadi adalah ....
A. pengetahuan tentang tradisi semakin berkurang
B. tradisi semakin mudah dipahami
C. budaya semakin kuat dengan sendirinya
D. masyarakat otomatis semakin mengenalnya
35.
Perhatikan ilustrasi berikut.
Penggunaan pakaian dan perlengkapan khas Betawi dalam Palang Pintu terutama berfungsi untuk ....
A. menunjukkan identitas budaya
B. membuat acara menjadi perlombaan
C. menggantikan fungsi pantun
D. menunjukkan status ekonomi
36.
Sekolah ingin memperkenalkan Palang Pintu kepada siswa tanpa menghilangkan makna aslinya. Kegiatan yang paling tepat adalah ....
A. mengubahnya menjadi pertandingan kekerasan
B. mempelajari sejarah, pantun, silat, dan nilai sosialnya
C. hanya menampilkan kostumnya
D. hanya menampilkan bagian silat
37.
Nilai utama yang dapat diterapkan siswa setelah mempelajari Palang Pintu dalam kehidupan sehari-hari adalah ....
A. menyelesaikan masalah dengan kekerasan
B. berkomunikasi santun, berani, dan menghargai budaya
C. memenangkan setiap perdebatan
D. menghindari kerja sama
BAB 4 — ES SELENDANG MAYANG
Soal 38–50
38.
Perhatikan gambar berikut.
Es Selendang Mayang merupakan salah satu kuliner tradisional yang dikenal sebagai bagian dari budaya ....
A. Betawi
B. Bali
C. Papua
D. Minangkabau
39.
Bahan utama yang membuat Es Selendang Mayang memiliki bagian seperti lapisan atau potongan kenyal adalah ....
A. adonan tepung yang dimasak dan dibentuk
B. nasi putih
C. daging sapi
D. kerupuk goreng
40.
Perhatikan gambar berikut.
Dalam pembuatan makanan tradisional, kebersihan alat dan bahan harus diperhatikan. Alasan paling tepat adalah ....
A. agar makanan aman dikonsumsi
B. agar makanan selalu mahal
C. agar proses memasak menjadi lebih lama
D. agar warna makanan selalu sama
41.
Es Selendang Mayang biasanya disajikan dengan kuah santan dan pemanis. Jika siswa ingin menyajikannya dengan lebih menarik, tindakan yang tepat adalah ....
A. menyusun bahan dengan rapi dan menjaga kebersihan
B. menambahkan semua bahan tanpa aturan
C. menggunakan wadah yang kotor
D. menghilangkan bahan utama
42.
Mengapa Es Selendang Mayang perlu dilestarikan?
A. karena semua makanan tradisional harus dijual mahal
B. karena merupakan bagian dari warisan kuliner dan budaya Betawi
C. karena hanya boleh dimakan orang dewasa
D. karena lebih modern daripada makanan lain
43.
Perhatikan ilustrasi penyajian berikut.
Jika potongan selendang mayang disusun tidak rapi dan kuah tumpah di sekitar wadah, hal yang perlu diperbaiki adalah ....
A. teknik penyajian
B. sejarah makanan
C. asal daerah
D. nama makanan
44.
Seorang siswa ingin mengenalkan Es Selendang Mayang kepada teman dari luar Jakarta. Cara paling tepat adalah ....
A. hanya memberikan makanan tanpa penjelasan
B. menjelaskan nama, asal, bahan, dan cara penyajiannya
C. mengatakan bahwa semua makanan Jakarta sama
D. mengganti nama makanan dengan nama asing
45.
Jika generasi muda lebih mengenal makanan modern daripada makanan tradisional, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan Es Selendang Mayang adalah ....
A. melarang semua makanan modern
B. mengenalkan Es Selendang Mayang melalui kegiatan sekolah dan festival budaya
C. menyembunyikan resepnya
D. tidak membuatnya lagi
46.
Perhatikan gambar bahan makanan berikut.
Jika seseorang mengganti seluruh bahan utama Es Selendang Mayang dengan bahan yang sama sekali berbeda, akibat yang paling mungkin adalah ....
A. ciri khas makanan dapat berubah
B. sejarah makanan menjadi lebih panjang
C. nama daerah otomatis berubah
D. makanan tetap persis sama
47.
Dalam sebuah kegiatan PLBJ, siswa diminta membuat Es Selendang Mayang secara berkelompok. Agar kegiatan berjalan baik, langkah yang paling tepat adalah ....
A. semua siswa mengerjakan tugas yang sama
B. membagi tugas sesuai kemampuan dan bekerja sama
C. hanya satu siswa yang bekerja
D. tidak menentukan pembagian tugas
48.
Jika siswa ingin menjual Es Selendang Mayang dalam bazar sekolah sebagai bagian dari pelestarian budaya, hal yang paling perlu diperhatikan selain rasa adalah ....
A. kebersihan, kemasan, dan informasi budaya
B. harga setinggi mungkin
C. menghilangkan nama Betawi
D. menggunakan bahan sebanyak-banyaknya
49.
Es Selendang Mayang dapat menjadi sarana pembelajaran PLBJ karena siswa dapat mempelajari ....
A. budaya, kuliner, kreativitas, dan kerja sama
B. hanya cara membeli makanan
C. hanya cara menghitung uang
D. hanya cara membuat gambar
50.
Perhatikan ilustrasi berikut.
Sekolah ingin membuat program “Pekan Kuliner Betawi”. Agar kegiatan tidak hanya menjadi acara makan-makan, program yang paling bermakna adalah ....
A. menjual makanan tanpa memberikan informasi
B. menyajikan makanan sambil menjelaskan sejarah, bahan, cara penyajian, dan nilai budayanya
C. mengganti seluruh makanan tradisional dengan makanan modern
D. hanya mengadakan lomba makan



Tidak ada komentar