IPAS - Indonesia dan Masyarakat Dunia
25 Soal Pilihan Ganda HOTS Kelas 6
Tema: Indonesia dan Masyarakat Dunia
Kurikulum Merdeka • Literasi Membaca • Berpikir Kritis • Analisis dan Evaluasi
Catatan kesesuaian materi: Dalam buku Kurikulum Merdeka, Indonesia dan Masyarakat Dunia merupakan Bab 4 mata pelajaran IPAS Kelas 6, bukan bab khusus Bahasa Indonesia. Materinya meliputi hubungan antarnegara, kerja sama Indonesia dengan negara-negara di dunia, serta warisan budaya Indonesia yang mendunia.
Soal berikut disusun dengan pendekatan literasi Bahasa Indonesia, sehingga siswa berlatih memahami bacaan, menyimpulkan informasi, membedakan fakta dan pendapat, menganalisis hubungan sebab-akibat, serta mengevaluasi gagasan berdasarkan tema tersebut.
Petunjuk pengerjaan:
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dari pilihan A, B, C, atau D.
Bacalah setiap teks dengan teliti sebelum menjawab.
Gunakan informasi dalam teks dan penalaran yang logis untuk menentukan jawaban.
A. Soal Pilihan Ganda
Bacaan untuk soal nomor 1–4
Indonesia dan Dunia yang Saling Terhubung
Indonesia memiliki sumber daya alam, hasil pertanian, dan kekayaan budaya yang beragam. Namun, tidak semua kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi hanya dari dalam negeri. Karena itu, Indonesia menjalin hubungan dengan negara lain melalui perdagangan, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.
Hubungan tersebut memberikan banyak manfaat. Produk Indonesia dapat dikenal di luar negeri, sedangkan masyarakat Indonesia dapat mempelajari teknologi dan pengetahuan dari negara lain. Meskipun demikian, hubungan antarnegara juga menghadirkan tantangan. Masyarakat perlu bersikap bijak dalam memilih produk, menyaring informasi, dan menerima pengaruh budaya asing tanpa kehilangan identitas bangsa.
1. Gagasan utama bacaan tersebut adalah ...
A. Indonesia harus memenuhi seluruh kebutuhannya sendiri agar tidak bergantung pada negara lain.
B. Hubungan antarnegara memberikan peluang dan tantangan sehingga perlu disikapi secara bijaksana.
C. Perdagangan merupakan satu-satunya cara Indonesia menjalin hubungan dengan negara lain.
D. Pengaruh budaya asing selalu merugikan masyarakat Indonesia.
2. Berdasarkan bacaan, kesimpulan yang paling logis mengenai hubungan antarnegara adalah ...
A. Negara yang memiliki sumber daya alam melimpah tidak memerlukan kerja sama.
B. Kerja sama hanya menguntungkan negara yang memiliki teknologi lebih maju.
C. Setiap negara memiliki kebutuhan dan keunggulan yang dapat saling melengkapi.
D. Hubungan antarnegara sebaiknya dibatasi pada pertukaran barang saja.
3. Seorang siswa menulis kalimat berikut untuk merangkum bacaan.
“Indonesia perlu menolak semua pengaruh dari luar negeri agar kebudayaan nasional tetap terjaga.”
Mengapa rangkuman tersebut kurang tepat?
A. Kalimat tersebut hanya membahas perdagangan dan tidak menyebutkan pendidikan.
B. Kalimat tersebut menggunakan bahasa yang terlalu sederhana untuk sebuah rangkuman.
C. Kalimat tersebut tidak menyebutkan seluruh sumber daya alam Indonesia.
D. Kalimat tersebut mengubah pesan bacaan karena bacaan menganjurkan sikap selektif, bukan menolak semua pengaruh asing.
4. Judul alternatif yang paling sesuai dengan isi bacaan adalah ...
A. Kerja Sama Global dan Pentingnya Menjaga Jati Diri Bangsa
B. Alasan Indonesia Harus Menghentikan Perdagangan Internasional
C. Bahaya Seluruh Produk dan Kebudayaan Asing
D. Cara Menghasilkan Semua Kebutuhan di Dalam Negeri
Bacaan untuk soal nomor 5–8
Produk Lokal Menembus Pasar Dunia
Kelompok usaha kecil di sebuah desa memproduksi kain bermotif tradisional. Awalnya, kain tersebut hanya dijual di pasar setempat. Setelah mengikuti pelatihan pemasaran digital, para perajin mulai memperkenalkan produknya melalui internet. Mereka juga menambahkan penjelasan tentang makna motif dan proses pembuatannya dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Pesanan dari luar negeri mulai berdatangan. Akan tetapi, peningkatan permintaan membuat para perajin harus menjaga kualitas, mengatur waktu produksi, dan memastikan bahan yang digunakan tetap tersedia. Mereka kemudian membagi tugas secara teratur dan melatih generasi muda agar keterampilan membatik tidak hilang.
5. Faktor yang paling berperan dalam memperluas jangkauan pemasaran produk tersebut adalah ...
A. Perubahan motif tradisional menjadi motif asing sepenuhnya.
B. Penghentian penjualan produk di pasar setempat.
C. Pemanfaatan pemasaran digital disertai penyampaian informasi produk kepada pembeli.
D. Pengurangan jumlah perajin agar produksi lebih terbatas.
6. Mengapa penjelasan mengenai makna motif dan proses pembuatan kain penting bagi pembeli luar negeri?
A. Agar pembeli menganggap semua kain tradisional berasal dari negara yang sama.
B. Agar produk memiliki nilai informasi dan budaya, bukan hanya nilai jual.
C. Agar perajin tidak perlu menjaga kualitas produk.
D. Agar pembeli dapat menentukan harga tanpa mempertimbangkan kualitas.
7. Jika permintaan meningkat tetapi para perajin tidak mengatur pembagian tugas, masalah yang paling mungkin terjadi adalah ...
A. Keterampilan membatik langsung diwariskan kepada semua pembeli.
B. Produk otomatis menjadi lebih murah dan mudah dibuat.
C. Semua pembeli berhenti tertarik pada kain tradisional.
D. Pesanan terlambat dipenuhi dan kualitas produk menjadi tidak konsisten.
8. Tindakan yang paling menunjukkan bahwa kelompok usaha tersebut mampu memanfaatkan globalisasi tanpa meninggalkan identitas budaya adalah ...
A. Memasarkan kain secara digital sambil mempertahankan motif dan menjelaskan makna budayanya.
B. Mengganti semua motif tradisional dengan gambar yang sedang populer di luar negeri.
C. Menjual produk tanpa memberikan informasi tentang asal-usulnya.
D. Menghentikan pelatihan membatik karena pemasaran digital lebih penting.
Bacaan untuk soal nomor 9–12
Berita dari Layar Gawai
Suatu pagi, beredar pesan di grup kelas yang menyatakan bahwa sebuah negara melarang seluruh produk Indonesia. Pesan itu disertai gambar tangkapan layar, tetapi tidak mencantumkan tanggal, nama media, atau sumber berita yang jelas. Beberapa siswa langsung membagikannya ke grup lain karena khawatir para perajin Indonesia akan kehilangan pembeli.
Rani memilih memeriksa situs berita tepercaya dan mencari pernyataan resmi dari pihak terkait. Ia tidak menemukan bukti yang mendukung pesan tersebut. Rani kemudian mengingatkan teman-temannya agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
9. Sikap Rani menunjukkan keterampilan literasi digital karena ia ...
A. Menganggap semua informasi dalam grup kelas pasti salah.
B. Memilih informasi yang paling banyak dibagikan oleh pengguna internet.
C. Memeriksa sumber dan bukti sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi.
D. Menghindari seluruh berita yang berkaitan dengan negara lain.
10. Kelemahan utama pesan yang beredar dalam bacaan adalah ...
A. Pesan tersebut membahas perdagangan internasional.
B. Pesan tersebut tidak mencantumkan sumber yang jelas sehingga kebenarannya sulit diperiksa.
C. Pesan tersebut dibagikan oleh siswa sekolah dasar.
D. Pesan tersebut menggunakan gambar untuk menjelaskan informasi.
11. Kalimat tanggapan yang paling santun sekaligus kritis untuk dikirimkan Rani ke grup kelas adalah ...
A. “Kalian semua mudah tertipu. Jangan pernah mengirim berita lagi!”
B. “Berita itu pasti palsu karena saya belum pernah mendengarnya.”
C. “Saya akan menghapus semua anggota yang membagikan pesan tersebut.”
D. “Sebaiknya kita memeriksa sumber berita dan pernyataan resmi terlebih dahulu sebelum membagikannya.”
12. Jika siswa terus menyebarkan pesan yang belum terverifikasi, dampak yang paling mungkin terjadi adalah ...
A. Kepanikan dan kesalahpahaman dapat meningkat karena orang menganggap informasi tersebut benar.
B. Semua informasi menjadi lebih akurat karena semakin banyak orang membagikannya.
C. Hubungan antarnegara pasti langsung terputus.
D. Masyarakat tidak lagi membutuhkan media berita.
Bacaan untuk soal nomor 13–16
Festival Budaya untuk Dunia
Sekelompok siswa mengikuti festival budaya internasional secara daring. Mereka memperkenalkan tari daerah, makanan tradisional, permainan rakyat, dan kain khas Indonesia. Ketika seorang peserta dari negara lain bertanya mengapa masyarakat Indonesia memiliki banyak tradisi, para siswa menjelaskan bahwa Indonesia terdiri atas berbagai daerah dengan sejarah, lingkungan, dan kebiasaan yang beragam.
Dalam sesi diskusi, seorang siswa mengusulkan agar kelompoknya hanya menampilkan satu budaya yang dianggap paling menarik. Namun, anggota lain berpendapat bahwa keberagaman justru menjadi kekuatan Indonesia. Mereka akhirnya memilih beberapa contoh budaya dari daerah yang berbeda dan menjelaskan keunikannya secara singkat.
13. Alasan paling kuat untuk menampilkan beberapa budaya dari daerah berbeda adalah ...
A. Agar seluruh budaya Indonesia dapat dijelaskan secara lengkap dalam waktu singkat.
B. Agar budaya dari daerah tertentu tidak perlu dipelajari lagi.
C. Agar peserta memahami bahwa identitas Indonesia terbentuk dari keberagaman budaya.
D. Agar semua budaya Indonesia dianggap memiliki bentuk dan kebiasaan yang sama.
14. Jika waktu presentasi sangat terbatas, strategi yang paling efektif adalah ...
A. Menampilkan semua materi tanpa penjelasan agar tidak ada yang terlewat.
B. Memilih contoh budaya yang mewakili keragaman, lalu menjelaskan ciri khasnya secara ringkas.
C. Hanya menampilkan tarian karena budaya lain kurang menarik.
D. Menghapus seluruh informasi tentang asal daerah agar presentasi lebih cepat.
15. Kalimat yang paling tepat untuk menanggapi pertanyaan peserta asing mengenai keberagaman budaya Indonesia adalah ...
A. “Semua daerah di Indonesia sebenarnya memiliki tradisi yang sama.”
B. “Keberagaman budaya terjadi karena masyarakat Indonesia tidak pernah berinteraksi.”
C. “Budaya daerah tertentu lebih baik daripada budaya daerah lainnya.”
D. “Setiap daerah memiliki sejarah dan kebiasaan yang khas, dan semuanya menjadi bagian dari kekayaan Indonesia.”
16. Pesan utama yang dapat disimpulkan dari bacaan tersebut adalah ...
A. Memperkenalkan keberagaman budaya dapat memperkuat pemahaman dan penghargaan masyarakat dunia terhadap Indonesia.
B. Festival internasional sebaiknya hanya menampilkan budaya yang terkenal.
C. Budaya tradisional tidak perlu dijelaskan karena semua orang sudah memahaminya.
D. Perbedaan budaya merupakan hambatan yang harus dihilangkan.
Bacaan untuk soal nomor 17–20
Bekerja Sama Menghadapi Masalah Dunia
Pencemaran laut tidak mengenal batas negara. Sampah yang dibuang ke sungai dapat terbawa hingga ke laut dan mengganggu kehidupan biota laut. Karena itu, upaya mengatasi pencemaran membutuhkan peran masyarakat, pemerintah, dan kerja sama antarnegara.
Indonesia dapat berkontribusi dengan mengurangi sampah plastik, memperbaiki pengelolaan limbah, melakukan penelitian, serta berbagi pengetahuan dengan negara lain. Namun, kerja sama internasional tidak akan berhasil jika masyarakat tetap membuang sampah sembarangan. Kebijakan pemerintah perlu didukung oleh tindakan nyata setiap warga.
17. Pernyataan yang paling sesuai dengan hubungan sebab-akibat dalam bacaan adalah ...
A. Kerja sama antarnegara membuat setiap warga tidak perlu mengubah kebiasaan.
B. Pencemaran laut hanya dapat disebabkan oleh kegiatan di wilayah laut.
C. Sampah dari daratan dapat mencemari laut sehingga pencegahan perlu dilakukan sejak dari sumbernya.
D. Penelitian tentang laut akan berhasil meskipun tidak ada pengelolaan limbah.
18. Seorang siswa menyimpulkan, “Masalah pencemaran laut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah.”
Mengapa kesimpulan tersebut tidak tepat?
A. Pemerintah tidak memiliki peran dalam mengatasi pencemaran laut.
B. Bacaan menegaskan bahwa pemerintah, masyarakat, dan negara lain perlu berperan sesuai tanggung jawabnya.
C. Pencemaran laut hanya dapat diselesaikan oleh perusahaan swasta.
D. Setiap warga memiliki kewenangan yang sama dengan pemerintah untuk membuat kebijakan nasional.
19. Program sekolah yang paling sesuai dengan gagasan bacaan adalah ...
A. Mengadakan lomba menghias kelas menggunakan plastik sekali pakai sebanyak mungkin.
B. Membuat poster kebersihan tanpa mengubah kebiasaan warga sekolah.
C. Mengirim pesan kepada negara lain agar mereka membersihkan seluruh sampah Indonesia.
D. Mengurangi plastik sekali pakai, memilah sampah, dan mengevaluasi hasil program secara berkala.
20. Mengapa tindakan individu tetap penting meskipun masalah pencemaran laut memerlukan kerja sama internasional?
A. Kebiasaan individu yang dilakukan bersama-sama dapat mengurangi sampah dari sumbernya dan mendukung kebijakan yang lebih luas.
B. Tindakan individu dapat menggantikan seluruh peran pemerintah dan negara lain.
C. Masalah lingkungan akan selesai jika setiap orang hanya membicarakannya.
D. Kerja sama internasional hanya diperlukan jika tidak ada masyarakat yang peduli.
Bacaan untuk soal nomor 21–25
Menjadi Warga Dunia yang Bijaksana
Kemajuan teknologi memungkinkan siswa di Indonesia berdiskusi dengan siswa dari negara lain. Mereka dapat bertukar informasi mengenai pendidikan, lingkungan, dan kebudayaan. Pertukaran ini memperluas wawasan, tetapi juga menuntut kemampuan memahami perbedaan pendapat dan memeriksa kebenaran informasi.
Dalam sebuah proyek, siswa Indonesia dan siswa dari negara lain membahas cara mengurangi sampah. Sebagian peserta mengusulkan penggunaan teknologi pengolahan limbah, sedangkan peserta lain menekankan perubahan kebiasaan masyarakat. Setelah berdiskusi, mereka menyadari bahwa kedua pendekatan tersebut dapat saling melengkapi.
Mereka sepakat menyusun kampanye yang menggabungkan informasi ilmiah, contoh tindakan sehari-hari, dan ajakan yang sesuai dengan keadaan masing-masing negara.
21. Kesimpulan terbaik dari hasil diskusi tersebut adalah ...
A. Teknologi selalu lebih penting daripada perubahan perilaku manusia.
B. Perbedaan pendapat harus dihindari agar kerja sama berjalan lancar.
C. Penyelesaian masalah dapat lebih efektif jika berbagai pendekatan yang sesuai dipadukan.
D. Setiap negara harus menggunakan cara yang persis sama untuk mengatasi masalah.
22. Dalam diskusi internasional, seorang siswa menemukan pendapat yang berbeda dengan pendapatnya. Sikap yang paling tepat adalah ...
A. Langsung menolak pendapat tersebut karena berasal dari negara lain.
B. Mendengarkan alasan, membandingkannya dengan bukti, lalu menyampaikan tanggapan secara santun.
C. Mengikuti pendapat terbanyak tanpa mempertimbangkan alasannya.
D. Mengakhiri diskusi agar tidak terjadi perbedaan.
23. Kalimat kampanye yang paling efektif untuk mendorong perubahan perilaku adalah ...
A. “Sampah merupakan persoalan yang sudah lama ada di dunia.”
B. “Semua negara harus menyelesaikan masalah sampah dengan cara yang sama.”
C. “Teknologi pengolahan sampah sangat menarik untuk dipelajari.”
D. “Bawa botol minum sendiri dan kurangi plastik sekali pakai mulai hari ini!”
24. Perhatikan pernyataan berikut.
Siswa memeriksa sumber informasi sebelum menggunakannya.
Siswa menghargai perbedaan budaya dan pendapat.
Siswa meniru semua kebiasaan dari negara lain tanpa pertimbangan.
Siswa bekerja sama mencari solusi berdasarkan bukti.
Perilaku yang menunjukkan sikap bijaksana sebagai bagian dari masyarakat dunia adalah ...
A. 1, 2, dan 4
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 1, 2, 3, dan 4
25. Setelah membaca seluruh bacaan, seorang siswa diminta menulis simpulan umum tentang hubungan Indonesia dengan masyarakat dunia. Simpulan yang paling kuat adalah ...
A. Indonesia akan maju jika hanya menggunakan pengetahuan dan budaya dari dalam negeri.
B. Hubungan dengan negara lain hanya penting untuk menjual barang ke luar negeri.
C. Indonesia dapat memperoleh manfaat dari hubungan global dengan tetap menjaga budaya, berpikir kritis, dan berkontribusi menyelesaikan masalah bersama.
D. Kemajuan teknologi membuat nilai budaya dan kerja sama masyarakat tidak lagi diperlukan.















Tidak ada komentar