Modul Ajar PP - Menjaga Keberagaman Budaya dan Agama
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
PENDIDIKAN PANCASILA - FASE C - KELAS VI
I. INFORMASI
UMUM
A. Identitas Modul
●
Nama Penyusun: Mawardinnur, M.Pd
●
Satuan Pendidikan: SDN Petamburan 05
●
Tahun Pelajaran: 2025/2026
●
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
●
Kelas/Fase: VI/C
●
Bab/Topik: Menjaga Keberagaman Budaya dan Agama
●
Alokasi Waktu: 2 x 35 Menit (1 Pertemuan Fokus Launching Project)
B. Identifikasi Murid
|
Kategori |
Deskripsi |
|
Kesiapan Belajar |
Peserta didik memiliki latar belakang budaya yang beragam di
lingkungan sekolah, sebagian besar sudah mengenal 6 agama resmi di Indonesia
namun perlu pendalaman makna toleransi. |
|
Minat |
Visual (menggambar/poster), Kinestetik (peragaan budaya), dan
Auditori (bercerita). |
|
Profil Belajar |
Sebagian besar lebih cepat memahami melalui studi kasus nyata
dan diskusi kelompok. |
C. Materi Pelajaran
1.
Indahnya Keberagaman Budaya dan Agama di Indonesia.
2.
Praktik Toleransi dalam Kehidupan Sehari-hari (Menghargai
perbedaan pendapat dan keyakinan).
D. Dimensi Profil Pelajar Pancasila
|
Dimensi |
Elemen yang Berkembang |
|
Beriman & Bertakwa kepada Tuhan YME |
Akhlak beragama: Menghormati perbedaan ritual keagamaan. |
|
Berkebinekaan Global |
Mengenal dan menghargai budaya; Komunikasi dan interaksi antar
budaya. |
|
Gotong Royong |
Kolaborasi: Bekerja sama dalam tim untuk menyelesaikan proyek. |
E. Desain Pembelajaran (Deep Learning)
|
Komponen |
Deskripsi |
|
Connecting |
Menghubungkan keberagaman di kelas dengan harmoni di lingkungan
rumah. |
|
Making Sense |
Menganalisis mengapa konflik terjadi jika tidak ada toleransi
(Deep inquiry). |
|
Applying |
Membuat kampanye kreatif "Kapsul Toleransi" atau
"Poster Digital Kebinekaan". |
II. PENGALAMAN
BELAJAR (RINCIAN PERTEMUAN)
1. Tujuan Pembelajaran
●
Melalui pengamatan video dan diskusi (PjBL), peserta didik mampu
menyajikan hasil identifikasi sikap menjaga keberagaman budaya dan agama dengan
tepat.
●
Melalui proyek "Kampanye Harmoni", peserta didik mampu
mendemonstrasikan perilaku toleransi dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
2. Kegiatan Awal (15 Menit) - Joyful & Mindful Learning
●
Guru menyapa dengan hangat dan melakukan teknik STOP (Sejenak, Tarik
napas, Amati, Lanjutkan) untuk membangun kesadaran penuh (Mindfulness).
●
Apersepsi: Guru menunjukkan sebuah foto pelangi. "Apa yang terjadi
jika pelangi hanya satu warna?" (Memicu rasa ingin tahu).
●
Motivasi: Menyanyikan lagu nasional "Dari Sabang Sampai
Merauke" dengan gerakan ceria.
3. Kegiatan Inti (65 Menit) - PjBL & Meaningful Learning
●
Langkah 1: Pertanyaan Mendasar (Essential Question)
○
Guru mengajukan masalah: "Bagaimana cara kita meyakinkan
orang lain bahwa perbedaan agama bukan penghalang untuk bersahabat?"
●
Langkah 2: Mendesain Perencanaan Produk
○
Siswa dibagi kelompok (heterogen). Mereka memilih produk: Poster
Kampanye, Vlog Pendek, atau Puisi Kolaborasi.
●
Langkah 3: Menyusun Jadwal
○
Siswa membuat timeline pengerjaan (15 menit diskusi ide, 30
menit eksekusi, 20 menit presentasi).
●
Langkah 4: Memonitor Keaktifan & Perkembangan Proyek
○
Guru berkeliling melakukan pendampingan (Scaffolding). Guru
bertanya: "Apa tantangan yang kalian temukan jika teman kalian berbeda
cara berdoanya?" (Deep Learning Inquiry).
●
Langkah 5: Menguji Hasil (Presentasi)
○
Setiap kelompok mempresentasikan draf proyek mereka di
"Gallery Walk".
●
Langkah 6: Evaluasi Pengalaman Belajar
○
Siswa memberikan apresiasi (Love and Wish) kepada kelompok lain.
4. Kegiatan Penutup (10 Menit)
●
Simpulan: Siswa merangkum bahwa keberagaman adalah kekayaan, bukan beban.
●
Refleksi: Menggunakan "The Muddiest Point" (Apa bagian yang
masih membingungkan?).
●
Doa & Salam.
III. ASESMEN
1.
Asesmen Diagnostik: Tanya jawab lisan di awal kegiatan.
2.
Asesmen Formatif: Observasi sikap gotong royong dan rubrik keaktifan diskusi
selama proyek.
3.
Asesmen Sumatif: Penilaian produk akhir (Poster/Vlog/Puisi) berdasarkan rubrik.
IV. PENGAYAAN
DAN REMEDIAL
●
Pengayaan: Menjadi "Duta Toleransi" kelas yang bertugas
menengahi konflik kecil di jam istirahat.
●
Remedial: Pendampingan khusus/tutor sebaya untuk memahami simbol-simbol
agama di Indonesia.
V. REFLEKSI
●
Refleksi Peserta Didik: "Satu hal baru yang saya pelajari tentang teman saya yang
berbeda agama adalah..."
●
Refleksi Pendidik: "Apakah pertanyaan pemantik saya berhasil memicu diskusi
mendalam (Deep Learning)?"
VI. LAMPIRAN:
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Judul: Proyek
"Harmoni dalam Kebinekaan"
Identitas Siswa:
...........................
Tujuan LKPD:
Merancang aksi nyata untuk menjaga keberagaman di sekolah.
Alat dan Bahan:
●
Kertas karton/Canva (digital), Alat tulis, Gambar potongan
keberagaman budaya.
Langkah Kerja (Deep Learning Approach):
1.
Amati: Lihatlah lingkungan sekitarmu, temukan 3 perbedaan
(budaya/agama) yang ada.
2.
Analisis: Mengapa kita harus menghargai 3 perbedaan tersebut? Apa
risikonya jika kita mengejeknya?
3.
Kreasi: Buatlah satu kalimat ajakan (slogan) yang kuat untuk mengajak
temanmu bertoleransi.
4.
Tuangkan: Masukkan dalam bentuk visual (Poster) atau audio-visual.
Pertanyaan Pemantik:
●
Jika kamu melihat temanmu kesulitan tetapi ia berbeda keyakinan
denganmu, apa yang akan kamu lakukan? Mengapa?
Kesimpulan:
(Siswa menuliskan
refleksi akhir tentang makna Bhinneka Tunggal Ika).
VII. RUBRIK
PENILAIAN (Untuk Guru)
|
Kriteria |
Sangat Baik (4) |
Baik (3) |
Cukup (2) |
Perlu Bimbingan (1) |
|
Isi Pesan |
Pesan toleransi sangat kuat & relevan. |
Pesan toleransi jelas. |
Pesan kurang fokus. |
Tidak ada pesan toleransi. |
|
Kerjasama |
Semua anggota aktif & berbagi tugas. |
Sebagian besar aktif. |
Hanya 1-2 orang aktif. |
Pasif. |
|
Kreativitas |
Estetik dan orisinal. |
Menarik. |
Biasa saja. |
Meniru karya lain. |
VIII. BAHAN
BACAAN & MEDIA
●
Bahan Bacaan: Buku Pendidikan Pancasila Kelas VI Kemendikbudristek Bab 3.
●
Media Pembelajaran: * Video YouTube: Indahnya Toleransi di
Indonesia
○
Lagu: "Rumah Kita" oleh God Bless (Makna keberagaman).
●
Glosarium:
○
Toleransi: Sikap menghargai pendirian yang berbeda.
○
Bhinneka Tunggal Ika: Berbeda-beda tetapi tetap satu.
Daftar Pustaka:
●
Kemendikbudristek. (2022). Buku Panduan Guru Pendidikan
Pancasila Kelas VI. Jakarta.
●
Mawardinnur. (2024). Strategi Deep Learning di Sekolah Dasar.
Jakarta: SDN Petamburan Press.
1. Draf Skrip Video
Kampanye (Durasi: 60-90 Detik)
Tema:
"Warna-Warni Satu Detak"
Tujuan:
Mengajak penonton melihat perbedaan sebagai kekuatan, bukan pemisah.
|
Bagian |
Visual (Apa yang dilihat) |
Audio (Apa yang didengar) |
|
Opening |
Kamera menyorot sepatu siswa yang berbeda-beda warna dan merek
yang sedang berjalan bersama. |
Voice Over (Siswa A): "Di dunia ini, tidak ada satu hal pun yang benar-benar
sama." |
|
Hook |
Klip pendek siswa sedang makan siang bersama; ada yang membawa
bekal rendang, ada yang membawa nasi kuning. |
Voice Over (Siswa B): "Bayangkan jika pelangi hanya berwarna putih.
Membosankan, kan?" |
|
The Problem |
Siswa tampak bingung/sedih saat melihat berita atau mendengar
suara gaduh tentang pertengkaran karena beda pendapat. |
Voice Over (Siswa C): "Kadang kita lupa, bahwa berbeda cara berdoa atau
berbeda suku bukan alasan untuk saling menjauh." |
|
The Action |
Cuplikan siswa saling membantu (misal: meminjamkan pensil,
tersenyum, atau bekerja kelompok dengan rukun). |
Voice Over (Gabungan): "Toleransi bukan hanya soal diam,
tapi soal bergerak bersama tanpa membeda-bedakan." |
|
Closing |
Seluruh kelompok berdiri di depan gerbang SDN Petamburan 05,
melambaikan tangan ke kamera. |
Serempak: "Saya Indonesia, Saya Toleran! Yuk, jaga keberagaman
kita!" |
2. Konsep
Desain Poster (Manual atau Digital/Canva)
Tema: "Pohon Harmoni
Indonesia"
●
Latar Belakang: Warna gradasi langit biru yang cerah (melambangkan harapan).
●
Elemen Utama (Pohon):
○
Batang Pohon: Dituliskan teks besar "PANCASILA" sebagai
pondasi kuat.
○
Akar: Dituliskan nilai-nilai seperti "Saling
Menghormati", "Empati", dan "Kasih
Sayang".
○
Daun-daun: Berbentuk telapak tangan dengan berbagai warna kulit (cokelat,
kuning langsat, putih) yang di dalamnya tertulis nama-nama agama dan suku di
Indonesia.
●
Slogan Utama: > "Berbeda Warna, Satu Akar. Berbeda Suara, Satu
Harmoni."
●
Bagian Bawah (Call to Action): "Mari Menjadi Bagian dari Generasi
Penjaga Keberagaman. Dimulai dari Kelas Kita, SDN Petamburan 05."
3. Panduan
Refleksi Deep Learning (Untuk Guru)
Agar tugas ini masuk ke
level pembelajaran mendalam, setelah siswa selesai membuat video/poster,
ajukan pertanyaan refleksi berikut:
●
Empathy Check: "Saat kalian membuat adegan membantu teman tadi, apa yang
kalian rasakan jika kalian yang berada di posisi orang yang dibantu
tersebut?"
●
Critical Thinking: "Menurut kalian, bagian mana dari video/poster ini yang
paling sulit dijelaskan kepada orang yang tidak mau bertoleransi?"
●
Real-Life Connection: "Setelah tugas ini selesai, aksi nyata apa yang akan
kalian lakukan besok pagi di jam istirahat jika melihat teman yang
dikucilkan?"
Jakarta, 5 Januari 2026
Mengetahui; Wali
Kelas 6B
Kepala
SDN Petamburan 05
Triyani,
M.Pd Mawardinnur,
M.Pd
NIP.
197911112008012030 NIP.
198110302022211006



Tidak ada komentar