Sejarah Puasa
"Puasa adalah perisai dari neraka."
وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ
"Mereka yang sanggup melaksanakannya boleh membayar fidyah... dan berbuat baik lebih baik lagi." (QS. Al-Baqarah: 184)
Sejarah Perintah Puasa Ramadhan
Memahami latar belakang, dalil, dan hikmah di balik kewajiban puasa Ramadhan bagi umat Islam
📅 Waktu Diwajibkannya Puasa
2 Hijriyah / 624 Masehi
Puasa Ramadhan diwajibkan pada bulan Sya'ban tahun ke-2 Hijriyah, sekitar 18 bulan setelah Rasulullah ﷺ hijrah dari Makkah ke Madinah. Ini terjadi sebelum peristiwa Perang Badar yang berlangsung pada 17 Ramadhan tahun yang sama.
💡 Catatan Penting: Sebelum puasa Ramadhan diwajibkan, kaum muslimin telah menjalankan puasa Asyura (10 Muharram) yang bersifat sunnah.
📜 Dalil Al-Quran: Surah Al-Baqarah Ayat 183-185
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
🔑 Poin Penting:
- • Seruan khusus kepada orang beriman
- • Puasa adalah kewajiban (فَرْضٌ)
- • Puasa juga diwajibkan pada umat sebelumnya
🎯 Tujuan Utama:
Mencapai ketakwaan (تَقْوَى) - kesadaran dan kepatuhan penuh kepada Allah SWT
أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ ۚ وَأَن تَصُومُوا خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
"(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
Orang Sakit
Qadha di hari lain
Musafir
Qadha di hari lain
Tidak Mampu
Bayar fidyah
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur."
✨ Keistimewaan Bulan Ramadhan:
Diturunkannya Al-Quran (Lailatul Qadar)
Al-Quran sebagai petunjuk (هُدًى)
Pembeda hak dan batil (الْفُرْقَان)
Allah menghendaki kemudahan
📚 Sejarah Lengkap Perintah Puasa
Sebelum Islam: Puasa pada Umat Terdahulu
Puasa bukanlah ibadah yang baru dalam Islam. Al-Quran menegaskan bahwa puasa juga diwajibkan pada umat-umat sebelumnya, termasuk kaum Yahudi dan Nasrani. Nabi Musa AS berpuasa 40 hari di Gunung Sinai, dan Nabi Isa AS juga melakukan puasa.
Periode Makkah: Belum Diwajibkan
Selama periode dakwah di Makkah (610-622 M), puasa Ramadhan belum diwajibkan. Fokus dakwah saat itu adalah penanaman akidah dan keimanan kepada Allah SWT.
Awal Madinah: Puasa Asyura
Setelah hijrah ke Madinah, Rasulullah ﷺ melihat kaum Yahudi berpuasa pada tanggal 10 Muharram (Asyura). Beliau kemudian menganjurkan kaum muslimin untuk berpuasa hari tersebut sebagai bentuk syukur atas selamatnya Nabi Musa AS dari Fir'aun.
Sya'ban 2 H: Turunnya Perintah Puasa Ramadhan
Pada bulan Sya'ban tahun ke-2 Hijriyah (Januari-Februari 624 M), turunlah ayat-ayat Al-Baqarah 183-185 yang mewajibkan puasa Ramadhan. Sejak saat itu, puasa Ramadhan menjadi rukun Islam yang wajib dilaksanakan setiap muslim yang baligh dan berakal.
⭐ Rasulullah ﷺ menjalankan puasa Ramadhan selama 9 tahun hingga wafat pada tahun 11 H.
Ramadhan 2 H: Puasa Pertama & Perang Badar
Ramadhan tahun 2 H adalah Ramadhan pertama yang dijalani umat Islam. Pada tanggal 17 Ramadhan tahun yang sama, terjadi Perang Badar yang merupakan kemenangan besar pertama umat Islam. Allah menyebut hari itu sebagai "Yaumul Furqan" (hari pembeda).
💎 Hikmah Puasa Ramadhan
Meningkatkan Ketakwaan
Tujuan utama puasa sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah: 183
Melatih Kesabaran
Menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu dari fajar hingga maghrib
Menumbuhkan Empati
Merasakan lapar dan haus sehingga lebih peduli kepada fakir miskin
Menyehatkan Tubuh
Memberikan waktu istirahat bagi sistem pencernaan dan detoksifikasi tubuh
Mensyukuri Nikmat
Menyadari betapa besar nikmat Allah berupa makanan dan minuman
Mempererat Ukhuwah
Berpuasa bersama seluruh umat Islam di dunia menumbuhkan persaudaraan
🎯 Siap Menguji Pemahamanmu?
Kerjakan 25 soal pilihan ganda dengan pembahasan lengkap


Tidak ada komentar