Header Ads

Selamat Datang di Blog BELAJAR BERSAMA PAK NDIN - 3M : 1) Memakai masker, 2) Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, 3). Menjaga Jarak

PH2 PLBJ Tradisi Palang Pintu dan Es Selendang Mayang

 

PLBJ Kelas 6

Materi: Tradisi Palang Pintu dan Es Selendang Mayang

A. Soal Pilihan Ganda

1. Dalam tradisi Palang Pintu, pihak mempelai laki-laki dan perempuan saling berbalas pantun. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Betawi menjunjung tinggi nilai ....

A. persaingan tanpa batas
B. komunikasi dan kesopanan
C. keberanian menggunakan kekerasan
D. kemenangan salah satu pihak


2. Perhatikan kegiatan berikut!

  1. Berbalas pantun

  2. Pertunjukan silat

  3. Pembacaan ayat atau doa

  4. Mempelai laki-laki memberikan hadiah kepada semua warga

Kegiatan yang paling berkaitan dengan unsur utama tradisi Palang Pintu ditunjukkan oleh ....

A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 4
C. 2 dan 4
D. 3 dan 4


3. Seorang anak berkata, “Palang Pintu hanya pertunjukan silat untuk menghibur tamu.” Pernyataan tersebut kurang tepat karena ....

A. Palang Pintu hanya dilakukan setelah pesta selesai
B. silat merupakan satu-satunya unsur Palang Pintu
C. Palang Pintu mengandung nilai budaya, sopan santun, keberanian, dan tanggung jawab
D. Palang Pintu tidak berhubungan dengan kehidupan masyarakat Betawi


4. Dalam Palang Pintu, pihak keluarga mempelai perempuan seolah-olah “menghalangi” rombongan mempelai laki-laki. Makna yang paling tepat dari hal tersebut adalah ....

A. keluarga perempuan benar-benar menolak pernikahan
B. menunjukkan adanya proses penghormatan dan penerimaan terhadap calon menantu
C. menunjukkan bahwa keluarga perempuan lebih kuat
D. menguji kekayaan calon mempelai laki-laki


5. Jika unsur pantun dalam Palang Pintu diganti dengan percakapan kasar, dampak yang paling mungkin terjadi adalah ....

A. nilai kesopanan tradisi semakin kuat
B. tradisi menjadi lebih sesuai dengan budaya Betawi
C. salah satu nilai penting dalam tradisi menjadi berkurang
D. tradisi menjadi semakin mudah dipahami


6. Seorang pemuda Betawi mengikuti latihan silat untuk tampil dalam Palang Pintu. Sikap tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui ....

A. mempelajari keterampilan budaya secara langsung
B. mengubah seluruh tradisi menjadi modern
C. menghindari kegiatan budaya
D. hanya menonton pertunjukan


7. Dalam sebuah Palang Pintu, pantun yang disampaikan kedua pihak berisi candaan tetapi tetap sopan. Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Betawi memiliki cara untuk ....

A. menyampaikan pesan secara santun dan menghibur
B. menghindari komunikasi
C. memenangkan perdebatan
D. menunjukkan kekuasaan


8. Rafi melihat pertunjukan Palang Pintu di lingkungan rumahnya. Ia kemudian bertanya kepada orang tua dan tokoh masyarakat tentang makna tradisi tersebut. Sikap Rafi merupakan bentuk ....

A. penolakan budaya
B. pelestarian budaya melalui pembelajaran
C. persaingan budaya
D. perubahan budaya secara paksa


9. Salah satu pesan penting yang dapat dipelajari dari unsur silat dalam Palang Pintu adalah ....

A. menggunakan kekuatan untuk menyelesaikan semua masalah
B. keberanian harus disertai tanggung jawab
C. orang yang kuat selalu menang
D. perbedaan harus diselesaikan dengan kekerasan


10. Jika generasi muda hanya mengetahui Palang Pintu dari namanya tetapi tidak mengetahui maknanya, masalah yang mungkin terjadi adalah ....

A. tradisi semakin mudah dilestarikan
B. nilai dan makna budaya dapat hilang
C. budaya semakin dikenal masyarakat
D. tradisi menjadi semakin bermakna


11. Perhatikan situasi berikut!

Dalam sebuah acara, pembawa acara menjelaskan bahwa calon mempelai laki-laki harus memiliki keberanian, kemampuan menjaga keluarga, serta memahami nilai agama.

Nilai tersebut paling sesuai dengan makna ....

A. Palang Pintu
B. Es Selendang Mayang
C. Ondel-ondel
D. Rumah Kebaya


12. Mengapa Palang Pintu dapat disebut sebagai salah satu identitas budaya Betawi?

A. Karena hanya dapat dilakukan oleh orang kaya
B. Karena mengandung unsur seni, tradisi, bahasa, dan nilai masyarakat Betawi
C. Karena selalu menggunakan perlengkapan mahal
D. Karena hanya dilakukan di sekolah


13. Seorang siswa diminta membuat kegiatan sekolah bertema Palang Pintu. Kegiatan yang paling tepat adalah ....

A. mengadakan pertandingan bela diri tanpa aturan
B. menampilkan pantun Betawi dan demonstrasi silat dengan penjelasan makna budaya
C. menghilangkan unsur budaya dan menggantinya dengan budaya asing
D. membuat pertunjukan tanpa menjelaskan nilai tradisinya


14. Jika dalam Palang Pintu hanya dipertahankan pertunjukan silat, sedangkan pantun dan unsur lainnya dihilangkan, kemungkinan yang terjadi adalah ....

A. tradisi menjadi semakin lengkap
B. sebagian kekayaan makna dan bentuk tradisi menjadi berkurang
C. semua nilai budaya tetap utuh
D. Palang Pintu menjadi lebih tradisional


15. Sikap yang paling tepat ketika menyaksikan Palang Pintu adalah ....

A. menertawakan bahasa Betawi yang digunakan
B. menghargai pertunjukan dan mempelajari maknanya
C. mengganggu pemain silat
D. menganggap tradisi tersebut sudah tidak berguna


B. Es Selendang Mayang

16. Es Selendang Mayang merupakan salah satu minuman tradisional yang dikenal sebagai bagian dari kuliner ....

A. Betawi
B. Minangkabau
C. Bali
D. Papua


17. Es Selendang Mayang memiliki tampilan yang menarik karena terdapat lapisan adonan dengan warna yang berbeda. Keunikan tersebut menunjukkan bahwa makanan tradisional dapat memiliki nilai ....

A. estetika
B. politik
C. teknologi
D. olahraga


18. Seorang siswa melihat Es Selendang Mayang memiliki potongan adonan kenyal, kuah santan, gula merah, dan es. Berdasarkan bahan tersebut, Es Selendang Mayang dapat dikelompokkan sebagai ....

A. makanan pokok
B. minuman atau kudapan tradisional
C. lauk pauk
D. makanan kaleng


19. Nama “Selendang Mayang” menarik perhatian karena tampilan makanannya memiliki lapisan warna-warni. Hal tersebut dapat membantu masyarakat ....

A. mengenali keunikan kuliner tradisional
B. menghilangkan identitas kuliner
C. menganggap semua makanan sama
D. melupakan budaya Betawi


20. Jika seorang siswa ingin memperkenalkan Es Selendang Mayang kepada teman dari daerah lain, cara yang paling efektif adalah ....

A. hanya menyebutkan namanya
B. menjelaskan bahan, tampilan, rasa, dan asal budayanya
C. mengatakan bahwa semua makanan Betawi sama
D. hanya menunjukkan gambarnya tanpa penjelasan


21. Perhatikan bahan berikut!

  • Santan
  • Gula merah
  • Es
  • Potongan adonan tepung berwarna

Bahan-bahan tersebut dapat digunakan dalam penyajian ....

A. Es Selendang Mayang
B. Soto Betawi
C. Kerak telor
D. Nasi uduk


22. Jika Es Selendang Mayang disajikan tanpa santan dan gula merah, perubahan yang paling mungkin terasa adalah ....

A. cita rasa khasnya berubah
B. bentuk lapisannya pasti hilang
C. warna adonan otomatis berubah
D. namanya menjadi Palang Pintu


23. Seorang siswa ingin menjual Es Selendang Mayang di bazar sekolah. Ia membuat kemasan modern tetapi tetap mempertahankan bahan dan ciri khasnya. Tindakan tersebut merupakan contoh ....

A. menghilangkan budaya
B. inovasi untuk memperkenalkan budaya
C. menolak makanan tradisional
D. mengganti budaya asli


24. Agar Es Selendang Mayang tetap dikenal oleh generasi muda, kegiatan yang paling tepat adalah ....

A. melarang generasi muda mencicipinya
B. mengadakan praktik membuat dan mengenalkan sejarahnya
C. mengganti namanya dengan nama asing
D. hanya menyimpannya sebagai benda museum


25. Seorang siswa mengatakan, “Makanan tradisional tidak perlu dipelajari karena sudah ada makanan modern.” Pendapat tersebut kurang tepat karena ....

A. makanan modern selalu lebih mahal
B. makanan tradisional merupakan bagian dari identitas dan warisan budaya
C. makanan tradisional tidak boleh mengalami perubahan
D. semua makanan modern berasal dari luar negeri


26. Jika seorang pengusaha membuat Es Selendang Mayang dengan kemasan menarik dan memasarkannya melalui media sosial, manfaat yang paling mungkin diperoleh adalah ....

A. kuliner tradisional semakin sulit dikenal
B. jangkauan pengenalan kuliner dapat menjadi lebih luas
C. budaya Betawi otomatis hilang
D. masyarakat tidak lagi mengetahui bahan pembuatnya


27. Dalam kegiatan proyek PLBJ, siswa diminta membandingkan makanan modern dengan Es Selendang Mayang. Aspek yang paling tepat untuk dibandingkan adalah ....

A. warna seragam pembuatnya
B. bahan, cara penyajian, rasa, dan nilai budaya
C. jumlah kendaraan di tempat penjualan
D. tinggi badan penjual


28. Es Selendang Mayang menggunakan bahan sederhana tetapi tetap memiliki daya tarik. Hal ini menunjukkan bahwa ....

A. makanan tradisional tidak membutuhkan kreativitas
B. kreativitas dapat menghasilkan sajian menarik dari bahan sederhana
C. makanan tradisional selalu lebih mahal
D. semua makanan sederhana pasti berasal dari Betawi


29. Jika siswa belajar membuat Es Selendang Mayang bersama orang yang lebih tua dan mengetahui resep tradisional, kegiatan tersebut memiliki manfaat utama ....

A. mempercepat hilangnya budaya
B. membantu transfer pengetahuan antargenerasi
C. mengurangi interaksi sosial
D. membuat siswa tidak mengenal budaya


30. Sebuah kelompok siswa membuat poster bertuliskan: “Es Selendang Mayang: Kenali, Cicipi, dan Lestarikan.” Pesan tersebut paling tepat bertujuan untuk ....

A. mengajak masyarakat menghargai kuliner tradisional
B. melarang makanan modern
C. menghilangkan kuliner daerah lain
D. menjadikan semua makanan memiliki rasa sama


C. Analisis Perbandingan Palang Pintu dan Es Selendang Mayang

31. Palang Pintu dan Es Selendang Mayang memiliki bentuk budaya yang berbeda. Persamaan keduanya adalah ....

A. keduanya merupakan olahraga tradisional
B. keduanya merupakan bagian dari budaya Betawi
C. keduanya hanya digunakan dalam pernikahan
D. keduanya merupakan alat musik


32. Perbedaan paling tepat antara Palang Pintu dan Es Selendang Mayang adalah ....

A. Palang Pintu merupakan tradisi, sedangkan Es Selendang Mayang merupakan kuliner tradisional
B. Palang Pintu adalah makanan, sedangkan Es Selendang Mayang adalah tarian
C. keduanya merupakan permainan tradisional
D. keduanya merupakan alat musik


33. Perhatikan tabel berikut!

BudayaBentuk
XPantun dan silat
YMinuman dengan lapisan warna

Pasangan yang tepat adalah ....

A. X = Es Selendang Mayang, Y = Palang Pintu
B. X = Palang Pintu, Y = Es Selendang Mayang
C. X = Ondel-ondel, Y = Palang Pintu
D. X = Rumah Kebaya, Y = Ondel-ondel


34. Jika sekolah ingin mengadakan “Pekan Budaya Betawi”, kegiatan yang paling lengkap untuk mengenalkan kedua budaya tersebut adalah ....

A. lomba sepak bola dan renang
B. demonstrasi pantun-silat Palang Pintu dan praktik penyajian Es Selendang Mayang
C. hanya menampilkan makanan modern
D. hanya menonton film tanpa diskusi


35. Mengapa pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan menghafalkan nama Palang Pintu dan Es Selendang Mayang?

A. karena budaya hanya dapat dipelajari orang dewasa
B. karena pelestarian membutuhkan pemahaman, pengalaman, dan tindakan nyata
C. karena semua budaya harus diubah
D. karena nama budaya tidak penting


36. Sekelompok siswa ingin membuat konten video tentang budaya Betawi. Konten yang paling mendidik adalah ....

A. hanya memperlihatkan makanan tanpa keterangan
B. menjelaskan sejarah dan nilai Palang Pintu serta cara penyajian Es Selendang Mayang
C. mengejek tradisi lama
D. mengganti semua unsur Betawi dengan budaya lain


37. Jika Palang Pintu ditampilkan tanpa memahami nilai kesopanan dan tanggung jawabnya, sedangkan Es Selendang Mayang hanya dijual tanpa memperkenalkan asal-usulnya, maka masalah yang sama dari kedua kondisi tersebut adalah ....

A. kurangnya pemahaman terhadap nilai budaya
B. kurangnya bahan makanan
C. terlalu banyak kegiatan budaya
D. terlalu banyak siswa yang belajar


38. Pemerintah daerah mengadakan festival Betawi. Salah satu tujuan yang paling tepat menampilkan Palang Pintu dan Es Selendang Mayang adalah ....

A. menghapus budaya dari daerah lain
B. memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya Betawi
C. menjadikan semua budaya sama
D. membatasi masyarakat menikmati budaya


39. Seorang siswa membuat inovasi Es Selendang Mayang dengan kemasan praktis. Agar inovasi tersebut tetap mencerminkan pelestarian budaya, ia sebaiknya ....

A. menghilangkan nama Es Selendang Mayang
B. mempertahankan ciri utama dan menjelaskan asal-usulnya
C. mengganti semua bahan dengan makanan asing
D. menyembunyikan informasi tentang budaya Betawi


40. Pernyataan berikut yang menunjukkan hubungan budaya dan identitas masyarakat adalah ....

A. budaya tidak berhubungan dengan masyarakat
B. Palang Pintu dan Es Selendang Mayang dapat menjadi penanda kekayaan budaya Betawi
C. semua tradisi memiliki bentuk yang sama
D. makanan tradisional tidak termasuk budaya


D. Soal HOTS Tingkat Lebih Tinggi

41. Andi diberi tugas menjelaskan kepada teman-temannya mengapa Palang Pintu masih perlu dilestarikan. Jawaban terbaik adalah ....

A. karena Palang Pintu merupakan budaya lama yang tidak boleh berubah sama sekali
B. karena Palang Pintu mengandung nilai budaya yang dapat dipelajari generasi muda
C. karena semua anak wajib menjadi pesilat
D. karena Palang Pintu hanya menarik untuk ditonton


42. Jika masyarakat hanya mempertahankan bentuk Palang Pintu tetapi tidak lagi memahami nilai sopan santun, keberanian, tanggung jawab, dan agama di dalamnya, maka ....

A. pelestarian budaya menjadi kurang bermakna
B. budaya pasti semakin kuat
C. nilai tradisi otomatis bertambah
D. tradisi menjadi semakin lengkap


43. Perhatikan dua kegiatan berikut!

Kegiatan 1: Siswa menonton video Palang Pintu.
Kegiatan 2: Siswa mempelajari pantun, memahami maknanya, lalu mempraktikkannya dengan bimbingan guru.

Kegiatan yang lebih kuat sebagai upaya pelestarian budaya adalah ....

A. Kegiatan 1, karena cukup menonton
B. Kegiatan 2, karena melibatkan pemahaman dan praktik
C. keduanya tidak berhubungan dengan pelestarian
D. Kegiatan 1, karena tidak membutuhkan waktu


44. Seorang penjual Es Selendang Mayang mengganti nama produknya menjadi “Dessert Modern Jakarta” dan tidak mencantumkan nama Es Selendang Mayang. Risiko budaya dari tindakan tersebut adalah ....

A. produk menjadi lebih mudah dikenali sebagai makanan Betawi
B. identitas dan nama kuliner tradisional dapat semakin tidak dikenal
C. budaya Betawi semakin kuat
D. masyarakat semakin mengetahui sejarahnya


45. Cara terbaik memanfaatkan teknologi untuk melestarikan Es Selendang Mayang adalah ....

A. menyebarkan informasi yang tidak benar agar viral
B. membuat video edukasi tentang sejarah, bahan, penyajian, dan keunikannya
C. mengganti seluruh resep tanpa penjelasan
D. hanya memotret makanan tanpa informasi


46. Dalam sebuah acara sekolah, guru meminta siswa memilih antara pertunjukan Palang Pintu atau pameran Es Selendang Mayang. Jika tujuan kegiatan adalah menunjukkan bahwa budaya Betawi memiliki tradisi dan kuliner, pilihan terbaik adalah ....

A. hanya Palang Pintu
B. hanya Es Selendang Mayang
C. menggabungkan keduanya dalam satu kegiatan
D. tidak menampilkan budaya Betawi


47. Saat melakukan pertunjukan Palang Pintu di sekolah, seorang siswa ingin menambahkan unsur modern. Sikap yang paling tepat adalah ....

A. menghilangkan seluruh unsur asli
B. menambahkan unsur kreatif tanpa menghilangkan nilai utama tradisi
C. mengganti pantun dengan bahasa asing seluruhnya
D. menghilangkan unsur Betawi agar lebih modern


48. Jika siswa diminta menentukan strategi paling efektif untuk melestarikan Palang Pintu dan Es Selendang Mayang sekaligus, strategi yang tepat adalah ....

A. menghafalkan definisi tanpa praktik
B. mempelajari makna, mempraktikkan, mendokumentasikan, dan memperkenalkannya
C. hanya membeli produk tradisional
D. membatasi budaya hanya untuk orang tua


49. Pernyataan manakah yang paling menunjukkan kemampuan berpikir kritis tentang pelestarian budaya?

A. “Budaya harus dipertahankan karena sudah ada sejak dahulu.”
B. “Budaya tidak boleh berubah sama sekali.”
C. “Budaya perlu dilestarikan dengan mempertahankan nilai utamanya sambil menyesuaikan cara pengenalan dengan perkembangan zaman.”
D. “Budaya hanya boleh dipelajari oleh masyarakat asli.”


50. Kesimpulan yang paling tepat setelah mempelajari Palang Pintu dan Es Selendang Mayang adalah ....

A. budaya Betawi hanya terdiri atas makanan
B. budaya Betawi hanya dapat dilestarikan melalui upacara pernikahan
C. budaya Betawi memiliki berbagai bentuk, seperti tradisi dan kuliner, yang perlu dipahami serta dilestarikan
D. budaya tradisional tidak sesuai dengan kehidupan modern


Kunci Jawaban


Tidak ada komentar

Gambar tema oleh duncan1890. Diberdayakan oleh Blogger.